Ratna Sarumpaet Desak Komisi III Copot Kapolri Tito

Rimanews – Ketua Gerakan Selamatkan Indonesia, Ratna Sarumpaet mendesak Komisi III DPR RI merekomendasikan pemberhentian Kapolri, Jendral Pol Tito Karnavian. “Tito selaku Kapolri belum memiliki kemampuan melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat secara profesional dan berkeadilan. Karena itu, kami Gerakan Selamatkan Indonesia mendesak Komisi III DPR RI agar segera merekomendasikan pemberhentian Tito Karnavian sebagai Kapolri,” kata Ratna di Gedung DPR RI, Jakarta, siang ini. Baca Juga DPR Minta Polri Netral dan Profesional Ahok Membuat Suasana Panas Soal Makar, Kapolri Membahayakan Demokrasi Kontroversi Foto dan Undangan Kapolri-Netizen Kapolri Bungkam Soal Foto Bersama Pendukung Ahok Baca: Alasan Polri Tidak Tahan Ahok Kapolri Sebut Ada Upaya Makar Safari Politik Kapolri Tak hanya itu, menurut Ratna, Tito juga terkesan melakukan intimidasi dan ancaman serta provokasi dengan menuduh adanya kelompok yang akan melakukan makar dalam demo lanjutan aksi Bela Islam 2 Desember mendatang. Apa yang dilakukan Tito, kata dia, terkesan membela Ahok dan membuat masyarakat kehilangan harapan akan keadilan. “Sayang sekali kapolri. Kepada siapa ummat meletakkan harapkannya? Ia tidak menuntaskan masalah. Ia tidak menangkap Ahok sebagaimana semua tersangka penista agama yang pernah ada. Sebaliknya ia justru seperti dengan sengaja melakukan tindakan hukum yang berbelit-belit, putar dan tumpang tindih,” tutup Ratna. Protes Ratna Sarumpaet ini disampaikan lantaran polisi tidak menahan Ahok usai ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama. Sementara seluruh tersangka penistaan agama ditahan, bahkan sebelum kasusnya diproses. Seperti diakui oleh mantan anggota DPR Permadi yang pernah tersangkut kasus dugaan penistaan agama. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Ahok , Kapolri , Ratna Sarumpaet , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews