DVI: Identifikasi Mayat Santoso Selesai

Rimanews – Jenazah gembong teroris Santoso alias Abu Wardah dan Basri sudah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Sulawesi Tengah. Tim Disaster Victim Investigation (DVI) sudah selesai melakukan identifikasi awal terhadap kedua jasad. “Hasil identifikasi sudah ada dan sudah dilaporkan kepada pimpinan (Kapolri Jenderal Tito Karnavian),” kata Direktur DVI Indonesia, Kombes Anton Castilani, saat dihubungi, Selasa (19/07/2016) siang. Baca Juga DPR Kaji Anggaran Pengamanan Demo Polri Rp 95 M DPR Minta Polri Netral dan Profesional DPR Cecar Kapolri Soal Penangkapan 11 Aktivis Terduga Makar Anton mengatakan, dua anggota tim DVI Jakarta yang berangkat ke RS Bhayangkara Palu merupakan spesialis forensik dan spesialis DNA. Menurut Anton, proses identifikasi melalui perbandingan anatomi dengan gambar-gambar yang bersangkutan. Selain itu juga dikonfirmasi melalui pencocokan database milik Inafis. “Apabila memungkinkan perbandingan fisik atau gigi geligi dan terakhir adalah DNA dari pihak keluarga,” ujar perwira polisi berpangkat melati tiga itu. Lebih jauh, Anton menambahkan, untuk proses anatomi perlu waktu kurang dari 24 jam. Sedangkan untuk proses DNA memerlukan waktu 2X24 jam. Sebelumnya, Kapolda Sulteng, Brigjen Rudy Sufahriadi telah memastikan dua orang yang tewas salah satunya adalah Santoso berdasarkan foto jasad yang dikonfirmasi kepada pihak keluarga. “Keluarga dan teman-temannya sudah bilan iya itu Santoso,” kata Rudy ketika dihubungi Rimanews . Untuk jasad yang diduga Basri sebagai tangan kanan Santoso, Rudy belum bisa memastikan. “Belum bisa dipastikan Basri,” ucapnya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Santoso , DVU Polri , Kapolri , satgas tinombala , teroris , poso , Keamanan , Nasional

Sumber: RimaNews