Raih Perunggu di Paralimpiade, Ni Nengah Dapat Tiket Terbang Gratis dari AirAsia

Jakarta – Setelah memberikan apresiasi kepada para peraih medali Olimpiade 2016 dari Asia Tenggara, AirAsia juga menyerahkan penghargaan serupa kepada atlet paralimpiade. Ni Nengah Widiasih dapat tiket terbang gratis selama tiga tahun. Acara simbolis itu digelar di Asian Aviation Centre of Excellence (AAEC), Selasa (11/0/2016). Peraih medali emas diganjar tiket penerbangan gratis seumur hidup, perak lima tahun sedangkan perunggu tiga tahun. Para peraih medali itu juga mendapatkan kartu anggota AirAsia BIG khusus berwarna emas, perak, dan perunggu untuk digunakan saat terbang ke lebih dari 120 tujuan di jaringan luas AirAsia dan AirAsia X di Asia, Australia, Timur Tengah, dan Afrika. Hadir dalam acara tersebut, CEO Grup AirAsia Tony Fernandes, CEO Grup AirAsia X Datuk Kamarudin Meranun, CEO AirAsia Berhad Aireen Omar, CEO AirAsia X Berhad Benyamin Ismail, beserta CEO AirAsia, dan pejabat kementerian olah raga serta pemerintahan dari beberapa negara di Asia Tenggara. “Para atlet Asia Tenggara ini sudah menunjukkan dedikasi yang luar biasa, kerja keras dan bekerja dengan passion. Saya ucapkan selamat. Kita sudah membuktikan kalau kita adalah penantang di dunia dan menjadi yang terbaik,” kata Tony dalam pidatonya. “Para atlet paralimpiade ini membuktikan bahwa tidak ada batasan bagi jiwa manusia, tidak ada halangan untuk dapat menggapai mimpi jika diraih dengan fokus, keyakinan, dan kerja keras. Mereka adalah inspirasi bagi dunia.” “Saya sangat terhormat dapat menghadiahkan para olahragawan ini tiket gratis sebagai salah satu pengakuan pencapaian mereka yang gemilang,” ucap dia. Dari paralimpiade 2016 Rio, Asia Tenggara mendapatkan 12 emas, tujuh perak, dan 12 perunggu. Thailand menjadi donatur terbesar dengan raihan enam emas, enam perak, dan enam perunggu. Adapun Indonesia menyumbangkan satu medali perunggu yang didapatkan oleh Ni Nengah Widiasih dari angkat berat 42 kilogram. Para peraih medali Olimpiade 2016 Rio sudah lebih dulu mendapatkan apresiasi serupa. Dari Indonesia, Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Eko Yuli Irawan, dan Sri Wahyuni Agustiani yang menerima tiket gratis Air Asia. “Terimakasih AirAsia menunjukkan perhatian yang besar sekali untuk Widi dan atlet lain. Ada satu hal yang perlu digarisbawahi Air Asia kepada special need passenger, bukan hanya kepada penyandang disabilitas tapi juga bisa jadi ibu hamil,” Sukanti Bintoro, penanggung jawab hubungan luar negeri NPC (National Paralympic Committee), yang mewakili Widi yang tak hadir dalam acara itu karena akan tampil di ajang Pepernas. (fem/din)

Sumber: Sport Detik